Manfaat Madu Dalam Pandangan Islam

Bagikan artikel ini

Al-Quran adalah panduan yang sempurna bagi kaum muslimin, karena Al-Quran bukan hanya sebagai pegangan hidup akan tetapi juga Al-Quran juga merupakan acuan ilmu pengetahuan.

Banyak ayat dalam Al-Quran yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan, seperti astronomi, biologi, kesehatan dan lain-lain. Terkait dengan kesehatan Al-Quran menjelaskan tentang manfaat madu bagi kesehatan manusia, para ilmuwan banyak memperdalam dan meneliti berdasarkan pengetahuan yang terdapat di dalam Al-Quran maupun Hadits yang shahih.

 

Keistimewaan Madu dalam Al-Quran dan Hadits

  1. Madu Adalah Minuman Yang Istimewa

Surat yang ke-16 dalam Al-Quran bernama An-Nahl (lebah), sementara madu berasal dari lebah

وَأَوۡحَىٰ رَبُّكَ إِلَى ٱلنَّحۡلِ أَنِ ٱتَّخِذِي مِنَ ٱلۡجِبَالِ بُيُوتٗا وَمِنَ ٱلشَّجَرِ وَمِمَّا يَعۡرِشُونَ  ٦٨ ثُمَّ كُلِي مِن كُلِّ ٱلثَّمَرَٰتِ فَٱسۡلُكِي سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلٗاۚ يَخۡرُجُ مِنۢ بُطُونِهَا شَرَابٞ مُّخۡتَلِفٌ أَلۡوَٰنُهُۥ فِيهِ شِفَآءٞ لِّلنَّاسِۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَةٗ لِّقَوۡمٖ يَتَفَكَّرُونَ  ٦٩

(68)   Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia”, (69)   kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan. (QS An-Nahl : 68-69)

 

  1. Madu Adalah Minuman Ahli Surga

وَأَنۡهَٰرٞ مِّنۡ عَسَلٖ مُّصَفّٗىۖ وَلَهُمۡ فِيهَا مِن كُلِّ ٱلثَّمَرَٰتِ وَمَغۡفِرَةٞ مِّن رَّبِّهِمۡۖ

“…Dan sungai-sungai dari madu yang disaring. Dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka… (QS Muhammad: 15)

  1. Madu Adalah Obat Penyakit

Rasulullah Salallahu Alaihi Wassalam telah mengajarkan penggunaan madu dalam pengobatan.

عنِ ابنِ عبّاسٍ قال, قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : الشِّفاءُ في ثلاثةٍ: شَربَةُ عسَلٍ وشَرطَةُ مِحجَمٍ وكَيَّةُ نارٍ وأَنهى أُمَّتي عنِ الكَيِّ

Dari Ibnu Abbas berkata, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Kesembuhan itu ada pada tiga perkara yaitu : minum madu, pisau hijamah (bekam) atau sengatan besi panas. Tetapi aku melarang pengobatan dengan sengatan dengan besi panas.” (HR. Ahmad)

 

Kandungan Madu Berdasarkan Ilmu Pengetahuan

Berdasarkan artikel pada Wikipedia, di dalam madu terdapat campuran dari gula dan senyawa lainnya. seperti karbohidrat, fruktosa (sekitar 38,5%) dan glukosa (sekitar 31,0%).

Kandungan karbohidrat madu merupakan karbohidrat kompleks lainnya. Seperti semua pemanis bergizi yang lain, madu sebagian besar mengandung gula dan hanya mengandung sedikit jumlah vitamin atau mineral.

Madu juga mengandung sejumlah kecil dari beberapa senyawa dianggap berfungsi sebagai antioksidan, termasuk chrysin, pinobanksin, vitamin C, katalase, dan pinocembrin.

Komposisi spesifik dari sejumlah madu tergantung pada bunga yang tersedia untuk lebah yang menghasilkan madu. Jadi madu memiliki manfaat untuk proses penyembuhan dan daya tahan tubuh, akan tetapi tidak sembarangan mengobati ada caranya dan perlu ilmunya, yang Insyaa Allah akan dibahas pada artikel-artikel selanjutnya.

Penulis : Ustadz Kurnia Lirahmat (Ketua Yayasan Amal Mata Hati)

Tinggalkan Balasan

Mulai percakapan
%d blogger menyukai ini: